As-Saaffaat - AL-QURAN - Harun Yahya
-
1. Demi (hamba-hambaKu) yang berbaris dengan berderet-deret -
-
2. (Hamba-hambaKu) yang melarang (dari kejahatan) dengan sesungguh-sungguhnya -
-
3. (Hamba-hambaKu) yang membaca kandungan Kitab Suci;
-
4. (Sumpah demi sumpah) sesungguhnya Tuhan kamu hanyalah Satu -
-
5. Tuhan (yang mencipta serta mentadbirkan) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhan (yang mengatur) tempat-tempat terbit matahari.
-
6. Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat (pada penglihatan penduduk bumi) dengan hiasan bintang-bintang.
-
7. Dan (Kami pelihara urusan langit itu) dengan serapi-rapi kawalan dari (masuk campur) tiap-tiap Syaitan yang derhaka;
-
8. (Dengan itu) mereka tidak dapat memasang telinga mendengar (percakapan malaikat) penduduk langit, dan mereka pula direjam (dengan api) dari segala arah dan penjuru,
-
9. Untuk mengusir mereka; dan mereka pula beroleh azab seksa yang tidak putus-putus.
-
10. Kecuali sesiapa di antara Syaitan-syaitan itu yang curi mendengar mana-mana percakapan (malaikat), maka ia diburu dan diikuti (dengan rejaman) api yang menjulang lagi menembusi.
-
11. (Setelah nyata kekuasaan Kami) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka (yang ingkarkan hidupnya semula orang-orang mati): Adakah diri mereka lebih sukar hendak diciptakan, atau makhluk-makhluk lain yang Kami telah ciptakan? Sesungguhnya Kami telah mencipta mereka dari tanah liat (yang senang diubah dan diciptakan semula).
-
12. (Pertanyaan itu tidak juga berfaedah kepada mereka) bahkan engkau merasa hairan (terhadap keingkaran mereka), dan sebaliknya mereka mengejek-ejek (peneranganmu).
-
13. Dan apabila diperingatkan, mereka tetap tidak mahu menerima peringatan itu.
-
14. Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda (yang membuktikan kekuasaan Kami dan kebenaranmu), mereka mencari-cari jalan memperolok-olokkannya, -
-
15. Serta mereka berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
-
16. "Adakah sesudah kita mati serta menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan dibangkitkan hidup semula?
-
17. "Dan adakah juga datuk nenek kita yang telah lalu (akan dibangkitkan hidup semula)?"
-
18. Jawablah (wahai Muhammad): "Ya, benar !(Kamu semua akan dibangkitkan) dengan keadaan hina-dina ".
-
19. (Kebangkitan ini mudah) kerana sesungguhnya ia boleh berlaku hanyalah dengan suara sahaja, maka dengan serta mereka semuanya (bangkit) melihat (apa yang akan jadi).
-
20. Dan (pada saat itu) mereka berkata:" Wahai celakanya kami, ini ialah hari balasan!"
-
21. (Lalu malaikat berkata kepada mereka): " Ini ialah hari memutuskan hukum untuk memberi balasan yang dahulu kamu mendustakannya ".
-
22. (Allah berfirman kepada malaikat):" Himpunkanlah orang-orang yang zalim itu, dan orang-orang yang berkeadaan seperti mereka, serta benda-benda yang mereka sembah -
-
23. "Yang lain dari Allah serta hadapkanlah mereka ke jalan yang membawa ke neraka.
-
24. "Dan hentikanlah mereka (menunggu), kerana sesungguhnya mereka akan disoal:
-
25. "Mengapa kamu tidak bertolong-tolongan (sebagaimana yang kamu dakwakan dahulu?"
-
26. (Mereka pada ketika itu tidak dapat berbuat apa-apa) bahkan mereka pada hari itu menyerah diri dengan hina (untuk diadili);
-
27. Dan masing-masing pun mengadap satu sama lain, sambil kata mengata dan cela mencela.
-
28. Pengikut-pengikut berkata (kepada ketuanya):" Sesungguhnya kamu dahulu selalu datang menyekat kami (daripada beriman) dengan menggunakan kuasa kamu".
-
29. Ketua-ketuanya menjawab: " (Tidak!) Bahkan kamulah sendiri tidak mahu menjadi orang-orang yang beriman!
-
30. "Dan kami (selain daripada mengajak kamu (tidak mempunyai sebarang kuasa memerintah kamu, bahkan kamu sememangnya kaum yang melampaui batas.
-
31. (Dengan keadaan diri kita yang sedemikian) maka tetaplah di atas kita janji seksa (yang dijanjikan) oleh Tuhan kita, bahawa kita semua tentu akan merasai (azab itu).
-
32. "(Dengan sebab ketentuan yang tersebut) maka kami pun mengajak kamu menjadi sesat, kerana sebenarnya kami adalah orang-orang sesat"
-
33. Maka sesungguhnya mereka semua pada hari itu, menderita azab bersama.
-
34. Sesungguhnya demikianlah Kami melakukan kepada orang-orang yang berdosa.
-
35. Sebenarnya mereka dahulu apabila dikatakan kepadanya;" (ketahuilah, bahawa) tiada Tuhan yang sebenar-benarnya melainkan Allah" - mereka bersikap takbur mengingkarinya, -
-
36. Serta mereka berkata: " Patutkah kami mesti meninggalkan tuhan-tuhan yang kami sembah, kerana mendengar ajakan seorang penyair gila?"
-
37. (Tidak! Nabi Muhammad bukan penyair dan bukan pula seorang gila) bahkan ia telah membawa kebenaran (tauhid), dan mengesahkan kebenaran (tauhid) yang dibawa oleh Rasul-rasul (yang terdahulu daripadanya).
-
38. Sesungguhnya kamu (wahai orang-orang musyrik) akan merasai azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
-
39. Dan kamu tidak dibalas melainkan (dengan balasan yang sepadan) dengan apa yang kamu telah kerjakan;
-
40. Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik,
-
41. Mereka itu beroleh limpah kurnia yang termaklum,
-
42. Iaitu buah-buahan (yang lazat), serta mereka mendapat penghormatan,
-
43. Di dalam syurga-syurga yang penuh melimpah dengan berjenis-jenis nikmat.
-
44. Mereka duduk berhadap-hadapan di atas pelamin-pelamin kebesaran;
-
45. Diedarkan kepada mereka piala yang berisi arak (yang diambil) dari sungainya yang mengalir,
-
46. Minuman itu putih bersih, lagi lazat rasanya, bagi orang-orang yang meminumnya,
-
47. Ia tidak mengandungi sesuatu yang membahayakan, dan tidak pula mereka mabuk kerana menikmatinya.
-
48. Sedang di sisi mereka ada pula bidadari-bidadari yang tidak menumpukan pandangannya melainkan kepada mereka, lagi yang amat indah luas matanya;
-
49. (Putih kekuning-kuningan) seolah-olah mereka telur (burung kasuari) yang tersimpan dengan sebaik-baiknya.
-
50. (Tinggalah penduduk Syurga itu menikmati kesenangan), lalu setengahnya mengadap yang lain, sambil berbincang dan bertanya-tanyaan.
-
51. Seorang di antaranya berkata: " Sesungguhnya aku (di dunia) dahulu, ada seorang rakan (yang menempelak daku).
-
52. "katanya: Adakah engkau juga salah seorang dari golongan yang mengakui benarnya (kebangkitan orang-orang mati pada hari akhirat)?
-
53. "Adakah sesudah kita mati dan menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan (dihidupkan semula serta) dibalas apa yang telah kita lakukan? " `
-
54. (Setelah menceritakan perihal rakannya itu) ia berkata lagi: " Adakah kamu hendak melihat (keadaan rakanku yang ingkar itu)?"
-
55. Maka ia pun memandang (ke arah neraka), lalu dilihatnya rakannya itu berada ditengah-tengah neraka yang menjulang-julang.
-
56. Ia pun (menempelaknya dengan) berkata:" Demi Allah! Nyaris-nyaris engkau menceburkan daku dalam kebinasaan.
-
57. "Dan kalaulah tidak disebabkan nikmat pemberian Tuhanku (dengan hidayah petunjuk), nescaya akan menjadilah daku dari orang-orang yang dibawa hadir (untuk menerima balasan azab) ".
-
58. (Kemudian ia berkata kepada rakan-rakanya yang sedang menikmati kesenangan di Syurga bersama): " Bukankah kita (setelah mendapat nikmat-nikmat ini) tidak akan mati lagi, -
-
59. "Selain dari kematian kita yang dahulu, dan kita juga tidak akan terkena seksa?"
-
60. Sesungguhnya (nikmat-nikmat kesenangan Syurga) yang demikian, ialah sebenar-benar pendapatan dan kemenangan yang besar.
-
61. Untuk memperoleh (kejayaan) yang seperti inilah hendaknya orang-orang yang beramal melakukan amal usahanya dengan bersungguh-sungguh (di dunia).
-
62. Manakah yang lebih baik, limpah kurniaan yang termaklum itu atau pokok zaqqum?
-
63. Sesungguhnya Kami jadikan pokok zaqqum itu satu ujian bagi orang-orang yang zalim (di dunia dan azab seksa bagi mereka di akhirat).
-
64. Sebenarnya ia sebatang pohon yang tumbuh di dasar neraka yang marak menjulang;
-
65. Buahnya seolah-olah kepala Syaitan-syaitan;
-
66. Maka sudah tentu mereka akan makan dari buahnya (sekalipun pahit dan busuk), sehingga mereka memenuhi perut darinya.
-
67. Kemudian, sesungguhnya mereka akan beroleh lagi - selain itu- satu minuman campuran dari air panas yang menggelegak.
-
68. Setelah (mereka dibawa minum) maka tempat kembali mereka tetaplah ke dalam neraka yang menjulang-julang.
-
69. Sebenarnya mereka telah mendapati datuk nenek mereka berada dalam kesesatan;
-
70. Lalu mereka terburu-buru menurut jejak langkah datuk neneknya.
-
71. Dan demi sesungguhnya, telah sesat juga - sebelum kaummu (wahai Muhammad) - kebanyakan kaum-kaum yang telah lalu.
-
72. Pada hal, demi sesungguhnya, Kami telahpun mengutus dalam kalangan kaum-kaum itu, Rasul-rasul pemberi amaran.
-
73. Maka lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang (yang mendustakan Rasul-rasul Kami) setelah diberi amaran, -
-
74. Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat dan mendapat sebaik-baik balasan).
-
75. Dan demi sesungguhnya, Nabi Nuh telah berdoa merayu kepada Kami (memohon pertolongan), maka Kami adalah sebaik-baik yang kabulkan doa permohonan.
-
76. Dan Kami telah selamatkan dia bersama-sama dengan keluarga dan pengikut-pengikutnya, dari kesusahan yang besar.
-
77. Dan Kami jadikan zuriat keturunannya sahaja orang-orang yang tinggal hidup (setelah Kami binasakan kaumnya yang ingkar).
-
78. Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
-
79. "Salam sejahtera kepada Nabi Nuh dalam kalangan penduduk seluruh alam ! "
-
80. Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.
-
81. Sesungguhnya Nabi Nuh itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
-
82. Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain (yang mendustakannya).
-
83. Dan sesungguhnya di antara orang-orang yang menegakkan (ajaran yang dibawa oleh) Nabi Nuh ialah Nabi Ibrahim.
-
84. Ketika ia mematuhi perintah tuhannya dengan hati yang suci murni.
-
85. Ketika ia berkata kepada bapanya dan kaumnya: " Apa yang kamu sembah?
-
86. "Patutkah kamu menyembah tuhan-tuhan yang lain dari Allah, kerana kamu memutar belitkan kebenaran semata-mata (bukan kerana benarnya)?
-
87. "Maka bagaimana fikiran kamu pula terhadap Allah Tuhan sekalian alam?"
-
88. Kemudian ia memandang dengan satu renungan kepada bintang-bintang (yang bertaburan di langit),
-
89. Lalu berkata: "Sesungguhnya aku merasa sakit (tak dapat turut berhari raya sama)".
-
90. Setelah (mendengar kata-katanya) itu, mereka berpaling meninggalkan dia.
-
91. Lalu ia pergi kepada berhala-berhala mereka secara bersembunyi, serta ia bertanya (kepada berhala-berhala itu, secara mengejek-ejek): "Mengapa kamu tidak makan?
-
92. "Mengapa kamu tidak menjawab?"
-
93. Lalu ia memukul berhala-berhala itu dengan tangan kanannya (sehingga pecah berketul-ketul).
-
94. (Setelah kaumnya mengetahui hal itu) maka datanglah mereka beramai-ramai kepadanya.
-
95. (Bagi menjawab bantahan mereka), ia berkata: "Patutkah kamu menyembah benda-benda yang kamu pahat?
-
96. "Padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu buat itu!"
-
97. (Setelah tak dapat berhujah lagi, ketua-ketua) mereka berkata: "Binalah untuk Ibrahim sebuah tempat (untuk membakarnya), kemudian campakkan dia ke dalam api yang menjulang-julang itu".
-
98. Maka mereka (dengan perbuatan membakar Nabi Ibrahim itu) hendak melakukan angkara yang menyakitinya, lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang terkebawah (yang tidak berjaya maksudnya).
-
99. Dan Nabi Ibrahim pula berkata: "Aku hendak (meninggalkan kamu) pergi kepada Tuhanku, Ia akan memimpinku (ke jalan yang benar).
-
100. " Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku anak yang terhitung dari orang-orang yang soleh!"
-
101. Lalu Kami berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh seorang anak yang penyabar.
-
102. Maka ketika anaknya itu sampai (ke peringkat umur yang membolehkan dia) berusaha bersama-sama dengannya, Nabi Ibrahim berkata: "Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahawa aku akan menyembelihmu; maka fikirkanlah apa pendapatmu?". Anaknya menjawab: "Wahai ayah, jalankanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah, ayah akan mendapati daku dari orang-orang yang sabar".
-
103. Setelah keduanya berserah bulat-bulat (menjunjung perintah Allah itu), dan Nabi Ibrahim merebahkan anaknya dengan meletakkan iringan mukanya di atas tompok tanah, (Kami sifatkan Ibrahim - dengan kesungguhan azamnya itu telah menjalankan perintah Kami),
-
104. Serta Kami menyerunya: "Wahai Ibrahim!
-
105. "Engkau telah menyempurnakan maksud mimpi yang engkau lihat itu". Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
-
106. Sesungguhnya perintah ini adalah satu ujian yang nyata;
-
107. Dan Kami tebus anaknya itu dengan seekor binatang sembelihan yang besar;
-
108. Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
-
109. "Salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim!".
-
110. Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
-
111. Sesungguhnya Nabi Ibrahim itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
-
112. Dan Kami pula berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh (seorang anak): Ishak, yang akan menjadi Nabi, yang terhitung dari orang-orang yang soleh.
-
113. Dan Kami limpahi berkat kepadanya dan kepada (anaknya): Ishak; dan di antara zuriat keturunan keduanya ada yang mengerjakan kebaikan, dan ada pula yang berlaku zalim dengan nyata, terhadap dirinya sendiri.
-
114. Dan demi sesungguhnya! kami telah melimpahkan nikmat pemberian kepada Nabi Musa dan Nabi Harun.
-
115. Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari kesusahan yang besar;
-
116. Dan Kami menolong mereka sehingga menjadilah mereka orang-orang yang berjaya mengalahkan (lawannya);
-
117. Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab Suci yang amat jelas keterangannya;
-
118. Dan Kami berikan hidayah petunjuk kepada keduanya ke jalan yang lurus.
-
119. Dan Kami kekalkan bagi keduanya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
-
120. "Salam sejahtera kepada Nabi Musa dan Nabi Harun!"
-
121. Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
-
122. Sesungguhnya mereka berdua adalah dari hamba-hamba Kami yang beriman.
-
123. Dan sesungguhnya Nabi Ilyas adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
-
124. (Ingatkanlah peristiwa) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Hendaklah kamu mematuhi suruhan Allah dan menjauhi laranganNya.
-
125. "Patutkah kamu menyembah berhala Ba`la, dan kamu meninggalkan (ibadat kepada) sebijak-bijak pencipta?
-
126. "Iaitu Allah Tuhan kamu, dan Tuhan datuk nenek kamu yang telah lalu!"
-
127. Maka mereka mendustakannya; akibatnya mereka tetap akan dibawa hadir (untuk diseksa),
-
128. Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat, dan mendapat sebaik-baik balasan).
-
129. Dan Kami kekalkan bagi Nabi Ilyas (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
-
130. "Salam sejahtera kepada Nabi Ilyas!"
-
131. Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
-
132. Sesungguhnya Nabi Ilyas itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
-
133. Dan sesungguhnya Nabi Lut adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
-
134. (ingatkanlah peristiwa) ketika kami selamatkan dia dan keluarga serta pengikut-pengikutnya semuanya,
-
135. Kecuali seorang perempuan tua tertinggal dalam golongan yang dibinasakan.
-
136. Kemudian Kami hancurkan yang lain (dari pengikut-pengikut Nabi Lut).
-
137. Dan sesungguhnya kamu (yang menentang Nabi Muhammad): berulang-alik (melalui bekas-bekas tempat tinggal) mereka, semasa kamu berada pada waktu pagi.
-
138. Dan juga pada waktu malam; maka mengapa kamu tidak mahu memikirkannya?.
-
139. Dan sesungguhnya Nabi Yunus adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
-
140. (Ingatkanlah peristiwa) ketika ia melarikan diri ke kapal yang penuh sarat.
-
141. (Dengan satu keadaan yang memaksa) maka dia pun turut mengundi, lalu menjadilah ia dari orang-orang yang kalah yang digelunsurkan (ke laut).
-
142. Setelah itu ia ditelan oleh ikan besar, sedang ia berhak ditempelak.
-
143. Maka kalaulah ia bukan dari orang-orang yang sentiasa mengingati Allah (dengan zikir dan tasbih),
-
144. Tentulah ia akan tinggal di dalam perut ikan itu hingga ke hari manusia dibangkitkan keluar dari kubur.
-
145. Oleh itu Kami campakkan dia keluar (dari perut ikan) ke tanah yang tandus (di tepi pantai), sedang ia berkeadaan sakit.
-
146. Dan Kami tumbuhkan (untuk melindunginya) sebatang pokok yang berdaun lebar.
-
147. Dan (Nabi Yunus yang tersebut kisahnya itu) Kami utuskan kepada (kaumnya yang seramai) seratus ribu atau lebih.
-
148. (Setelah berlaku apa yang berlaku) maka mereka pun beriman, lalu Kami biarkan mereka menikmati kesenangan hidup hingga ke suatu masa (yang ditetapkan bagi masing-masing).
-
149. (Oleh sebab ada di antara kaum musyrik Arab yang mendakwa bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka itu: Adilkah mereka membahagi untuk Tuhanmu anak-anak perempuan, dan untuk mereka anak-anak lelaki?
-
150. Atau adakah mereka hadir sendiri menyaksikan Kami mencipta malaikat-malaikat itu - perempuan?
-
151. Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya, dengan sebab terpesongnya dari kebenaran, mereka berkata:
-
152. "Allah beranak"; sedang mereka, sesungguhnya adalah orang-orang yang berdusta!
-
153. (Patutkah kamu mendakwa bahawa Tuhan mempunyai anak, dan anak itu pula ialah anak-anak perempuan yang kamu tidak sukai?) Adakah Tuhan memilih serta mengutamakan anak-anak perempuan dari anak-anak lelaki (sedang kedua-dua jenis itu Dia lah yang menciptakannya)?
-
154. Apa sudah jadi kamu? Bagaimana kamu menetapkan hukum (yang terang-terang salahnya itu)?
-
155. Setelah ditegur, maka tidakkah kamu mahu berusaha mengingatkan (bahawa Allah mustahil bagiNya anak-pinak)?
-
156. Atau adakah kamu mempunyai sebarang bukti yang nyata (menerangkan bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah)?
-
157. (Kiranya ada) maka bawalah kitab kamu (yang menerangkan demikian), jika betul kamu orang-orang yang benar.
-
158. (Mereka telah mengatakan perkara yang mustahil) serta mengadakan pertalian kerabat di antara Allah dan malaikat, padahal demi sesungguhnya malaikat itu sedia mengetahui bahawa sebenarnya orang-orang yang melakukan demikian akan dibawa hadir (ke dalam azab pada hari akhirat).
-
159. Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan itu!
-
160. Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik, (maka mereka akan terselamat, dan akan mendapat sebaik-baik balasan).
-
161. Maka sebenarnya kamu (wahai orang-orang musyrik), dan apa yang kamu sembah itu.
-
162. Tidak akan dapat merosakkan perhubungan seseorang dengan Tuhannya,
-
163. kecuali orang-orang yang telah ditetapkan bahawa dia akan dibakar di dalam neraka yang menjulang-julang.
-
164. (Malaikat pula menegaskan pendirian mereka dengan berkata): "Dan tiada sesiapapun dari kalangan kami melainkan ada baginya darjat kedudukan yang tertentu (dalam menyempurnakan tugasnya);
-
165. "Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa berbaris (menjunjung perintah dan beribadat),
-
166. "Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa bertasbih (mensucikan Allah dari sebarang sifat kekurangan)!"
-
167. Dan sebenarnya mereka (yang musyrik) itu dahulu pernah berkata:
-
168. "Kalaulah ada di sisi kami Kitab Suci dari (bawaan Rasul-rasul) yang telah lalu
-
169. "Tentulah kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik!"
-
170. (Setelah Al-Quran diturunkan kepada mereka) mereka mengingkarinya; oleh itu mereka akan mengetahui kelak (akibat kekufurannya).
-
171. Dan demi sesungguhnya! Telah ada semenjak dahulu lagi, ketetapan Kami, bagi hamba-hamba Kami yang diutus menjadi Rasul -
-
172. Bahawa sesungguhnya merekalah orang-orang yang diberikan pertolongan mencapai kemenangan
-
173. Dan bahawasanya tentera Kami (pengikut-pengikut Rasul), merekalah orang-orang yang mengalahkan (golongan yang menentang kebenaran).
-
174. Oleh itu berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa.
-
175. Dan lihat (apa yang akan menimpa) mereka; tidak lama kemudian mereka akan melihat (kemenangan yang telah Kami tetapkan untukmu).
-
176. Maka tidaklah patut mereka meminta disegerakan azab (yang telah ditetapkan oleh) Kami!
-
177. Kerana apabila azab itu turun dalam daerah dan kawasan mereka, sudah tentu buruklah hari orang-orang yang tidak mengindahkan amaran yang telah diberikan.
-
178. Dan berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa.
-
179. Dan lihatlah (apa yang akan jadi); tidak lama kemudian, mereka pun akan melihat juga.
-
180. Akuilah kesucian Tuhanmu, - Tuhan yang mempunyai keagungan dan kekuasaan, - dari apa yang mereka katakan!
-
181. Dan (ucaplah) salam sejahtera kepada sekalian Rasul.
-
182. Serta (ingatlah bahawa) segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan seluruh alam.
KONGSI
1
Al-Faatihah
2
Al-Baqarah
3
A-li'Imraan
4
An-Nisaa'
5
Al-Maaidah
6
Al-An'aam
7
Al-A'raaf
8
Al-Anfaal
9
At-Taubah
10
Yunus
11
Hud
12
Yusuf
13
Ar-Ra'd
14
Ibrahim
15
Al-Hijr
16
Al-Nahl
17
Al-Israa'
18
Al-Kahfi
19
Maryam
20
Taha
21
Al-Anbiyaa'
22
Al-Hajj
23
Al-Mu'minuun
24
An-Nuur
25
Al-Furqaan
26
Asy-Syu'araa'
27
An-Naml
28
Al-Qasas
29
Al-'Ankabuut
30
Ar-Ruum
31
Luqman
32
As-Sajdah
33
Al-Ahzaab
34
Saba'
35
Faatir
36
Yaa Siin
37
As-Saaffaat
38
Saad
39
Az-Zumar
40
Ghaafir
41
Fussilat
42
Asy-Syuura
43
Az-Zukhruf
44
Ad-Dukhaan
45
Al-Jaathiyah
46
Al-Ahqaaf
47
Muhammad
48
Al-Fat-h
49
Al-Hujuraat
50
Qaaf
51
Adz-Dzaariyaat
52
At-Tuur
53
An-Najm
54
Al-Qamar
55
Ar-Rahmaan
56
Al-Waaqi'ah
57
Al-Hadiid
58
Al-Mujaadalah
59
Al-Hasy-r
60
Al-Mumtahanah
61
As-Saff
62
Al-Jumu'ah
63
Al-Munaafiquun
64
At-Taghaabun
65
At-Talaaq
66
At-Tahriim
67
Al-Mulk
68
Al-Qalam
69
Al-Haaqqah
70
Al-Ma'aarij
71
Nuh
72
Al-Jinn
73
Al-Muzzammil
74
Al-Muddaththir
75
Al-Qiaamah
76
Al-Insaan
77
Al-Mursalaat
78
An-Naba'
79
An-Naazi'aat
80
'Abasa
81
At-Takwiir
82
Al-Infitaar
83
Al-Mutaffifiin
84
Al-Insyiqaaq
85
Al-Buruuj
86
At-Taariq
87
Al-A'laa
88
Al-Ghaasyiyah
89
Al-Fajr
90
Al-Balad
91
Asy-Syams
92
Al-Lail
93
Adh-Dhuha
94
Ash-Syar-h
95
At-Tiin
96
Al-'Alaq
97
Al-Qadr
98
Al-Bayyinah
99
Az-Zalzalah
100
Al-'Aadiyaat
101
Al-Qaari'ah
102
At-Takaathur
103
Al-'Asr
104
Al-Humazah
105
Al-Fiil
106
Quraisy
107
Al-Maa'uun
108
Al-Kauthar
109
Al-Kaafiruun
110
An-Nasr
111
Al-Masad
112
Al-Ikhlaas
113
Al-Falaq
114
An-Naas